Don't miss

Hukum Mimisan, Memberikan Donor Darah atau Sample Darah saat Berpuasa

By on November 7, 2012
Blood Sample

Pertanyaan:
Apa hukumnya orang yang mengalami pendarahan seperti mimisan ketika ia sedang berpuasa? Bolehkah orang yang berpuasa melakukan donor darah atau memberikan sampel darah untuk dianalisis di laboratorium?

Jawab:
Keluarnya darah dari orang yang berpuasa seperti mimisan atau istihadah (darah yg keluar dari faraj wanita yang tidak biasa seperti darah haid dan nifas (darah penyakit) ataupun yang semisal keduanya, tidaklah membatalkan puasa. Yang membatalkan puasa adalah haid, nifas, dan hijamah (bekam). Diperbolehkan pula bagi orang yang berpuasa untuk memberikan sampel darah ketika dibutuhkan, dan puasanya tidak batal karenanya. Adapun donasi darah, sikap yang lebih hati-hati adalah menundanya sampai setelah berbuka, karena mayoritasnya donor darah akan mengeluarkan banyak darah, sehingga menyerupai bekam.

Allah Subhanahu wa Ta’ala Dialah yang memiliki taufik.

Dari fatawa asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, dikeluarkan oleh Komite Tetap Pembahasan Ilmiah dan Fatwa nomor fatwa 5176.

(Diterjemahkan oleh: Lathifah Yusuf)

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>